Home  / Advertorial
Mengulik Kaburnya Bandar Narkoba, Azizie. Praktek Suap di Lapas kelas II Bengkalis?
Jumat, 29 Desember 2017 06:38
Lapas kelas II Bengkalis, jalan pertanian, Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS - Sepanjang tahun 2017, aksi kaburnya narapidana (napi) Azizie, bandar narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Bengkalis menyedot perhatian semua kalangan. Apalagi, kaburnya Bandar narkoba warga negara Malaysia itu sangat tidak disangka-sangka.

Aksi licinya itu dengan sangat mudah ia lakukan, dengan berpura-pura akan mengambil makan dari pintu utama Lapas, Azizie kala itu menggunakan topi, baju merah dan celana pendek langsung kabur.

Aksi Licinya Azizie, terungkap dibantu oleh 3 petugas lapas

Teks foto: Narapidana (Napi) Mohammad Azizie (33), warga negara Johor, Malaysia, melarikan diri dari lapas kelas II Bengkalis, Jum'at (17/11/17)

 

Teks fotoa: ilustrasi sidang kode etik di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau

Berita kabur Azizie ini sempat viral sehingga menyedot perhatian kita. Beragam asumsi pun muncul, ada yang menilai dikarenakan oleh minimnya petugas atau keteledoran mereka sehingga tidak bisa memantau banyaknya penghuni dan tidak sedikit pula menilai ada 'aliran dana besar' didalam sana.

Terungkap, dari sidang kode etik di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa, 28 November 2017 lalu, aksi kaburnya bandar narkoba warga negara malaysia dari Lapas kelas II Bengkais itu dibantu oleh tiga orang petugas lapas.

Main mata Warga binaan berujung 'Sogok' Petugas Lapas

Foto: ilustrasi

Paling mengagetkan kita! Selain dibantu oleh 3 petugas lapas terkuak juga dalam pelarian warga binaan lapas kelas II bengkalis itu terencana dan terkordinir. Apalagi, sudah dilakukan kesepakatan (main mata ) petugas dengan Azizie dengan langkah selanjutnya 'ketika uang berbicara'.       
 
Tiga Petugas (sipir) lapas itu adalah Safriandi, Sucipto, dan Beri Kunari Zawan. Mereka mengaku menerima kompensasi (dana) untuk mengeluarkan terpidana 15 tahun penjara itu dari Lapas.


Mulusnya pelarian bandar narkoba WN Malaysia Belum tertangkap

Teks foto: Kalapas Bengkalis, Agus Pritiatno

Ada penyalahgunaan wewenang, dan tentunya menyalahi kode etik petugas pemasyarakatan sehinnga bandar narkoba dari Malaysia itu kabur dari Lapas Bengkalis pada Kamis, 16 November 2017 lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

Untungnya, peristiwa itu terjadi disaat Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Agus Pritiatno tidak ada ditempat. Dia mengecam tindakan teledor yang dilakukan oleh anak buahnya itu. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), menurut dia itu sudah salah dan sangat jelas menyalahi prosedur.

Semoga kasus kaburnya tahanan ini menjadi yang terakhir. Kedepanya, jangan ada lagi Azizie,.. Azizie,... baru yang kabur dari lapas kelas II bengkalis ini. Pembelajaran juga menjadi cambuk petugas agar tidak menyalahgunakan wewenang dan nakal demi keuntungan pribadi dan golongan.[rdk]


Akses berita terbaru versi mobile di: m.merantione.com
BERITA TERKAIT:
Polres Inhu Rilis Pengungkapan Kasus Perbankan, Karhutla dan Pembunuhan
Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun 2018
Kapolda Riau Pimpin Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Muara Takus 2019
Ratusan Mobil Plat Merah Pemkab Bengkalis Nunggak Pajak
Ditepuk Tepung Tawar, Sandiaga Uno: Puncak Kebahagian Saya Sebagai Putra Riau


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BACK TO TOP
Tentang Kami. Redaksi. Pedoman Media Siber. RSS. Kontak. Mobile Version
2014 merantione.com, All Rights Reserved.