Home  / Politik & Pemerintahan
Ketua LAMR kab Bengkalis di Sebut Gerakan People Power Ancam Keutuhan Bangsa
Kamis, 16 Mei 2019 20:54

BENGKALIS - Sejumlah Tokoh  memberikan tanggapan terkait adanya penggiringan isu People Power , terkait perolehan hasil pemilu 2019. Menurut pandangan para Tokoh tersebut, hal itu tidaklah perlu, sebab dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara.

Ketua LAMR kab Bengkalis Bpk zainuddin yusuf juga menyerukan, apabila ada hal yang dianggap terdapat kecurangan, maka haruslah diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ketua Ketua LAMR kab Bengkalis Bpk zainuddin yusuf mengatakan, jika dirasa ada kecurangan yang dialami oleh peserta pemilu maka harus diselesaikan dengan cara sesuai mekanisme.

Mengenai people power, tentu itu kurang tepat karena membuat situasi dan kondisi bangsa tidak harmonis. Terlebih dapat menimbulkan gesekan antar masyarakat.
"People power tidak tepat, karena ada mekanisme yang harus dilalui. People power membuat situasi negara tidak kondusif. Kita hormati keputusan KPU," Ujar Bpk zainuddin yusuf, Kamis (16/5/2019).

Selain itu Ketua LAMR kab Bengkalis Bpk zainuddin yusuf, menyatakan, semua elemen harus menghormati keputusan KPU terkait hasil pemilu. Apabila ada hal yang dinilai curang atau apapun itu, maka haruslah diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Kita hormati keputusan KPU, apabila ada yang dinilai tidak tepat maka selesaikan sesuai aturan, bukan dengan people power," Bebernya.

Bpk zainuddin yusuf  meminta semua elemen untuk turut menjaga kondusifitas kehidupan berbangsa dan bernegara, serta mempercayakan hasil kepada KPU.
People power juga dinilai menjadi ancaman keutuhan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI. Sehingga tidak perlu dilakukan.

"People power meresahkan, dapat menimbulkan gesekan maupun keributan yang bisa menggoncangkan perahu Indonesia. Apabila ada kecurangan maka diselesaikan sesuai mekanisme bukan dengan people power," Pungkasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan jadwal penghitungan secara nasional di tingkat KPU akan dilakukan pada 25 April hingga 22 Mei 2019.[red]


Akses berita terbaru versi mobile di: m.merantione.com
BERITA TERKAIT:
Nyambi Jual Sabu, ASN Bengkalis Dicokok Polisi
Tokoh Masyarakat Duri Ajak Masyarakat Percayakan Soal Pilpres ke MK
Sengketa Pilpres di MK, Tokoh Masyarakat Serukan Menjaga Kabupaten Bengkalis Tetap Kondusif
Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Menolak Kerusuhan Saat Sidang MK
Polisi Tangkap 2 Pengedar Sabu Di Mandau


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BACK TO TOP
Tentang Kami. Redaksi. Pedoman Media Siber. RSS. Kontak. Mobile Version
2014 merantione.com, All Rights Reserved.