Home  / Politik & Pemerintahan
KPU Rohil Lantik Anggota PPK Terpilih
Minggu, 01 Maret 2020 19:38
Pelantikan anggota PPK terpilih untuk pilkada tahun 2020 di Rohil, Sabtu (29/2).

ROHIL - KPU Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melantik anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terpilih se-Rohil. Pelantikan yang dilangsungkan di Gedung Serbaguna Misran Rais, Bagansiapiapi ditandai dengan pengucapan sumpah/janji yang dipandu oleh Ketua KPU Rohil Supriyanto, MSi dan diikuti oleh seluruh anggota PPK terpilih, Sabtu (29/2/2020).

Setelah pengucapan sumpah/janji, selanjutnya perwakilan anggota PPK membacakan pakta integritas yang akan ditandatangani oleh seluruh anggota PPK terpilih. Prosesi pelantikan sendiri diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Sumpah/Janji serta Pakta Integritas.

Dalam sambutannya, Supriyanto berharap setelah dilantik PPK dapat bertugas dengan baik, menjaga integritas di dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rohil 2020, serta berpegang teguh pada aturan perundang-undangan. 

"Menjaga kode etik dan kode perilaku sebagai penyelenggara pilkada juga menjadi syarat pilkada yang demokratis," terangnya. 

Supriyanto juga mengingatkan kepada PPK untuk berkomunikasi mengajak seluruh elemen masyarakat agar ikut mensukseskan pilkada Rohil tahun 2020.

Karena jelas dia, suara masyarakat yang akan menentukan kursi Bupati dan Wakil Bupati Rohil dan KPU siap mengawal sampai proses penetapan.

"Tidak ada yang bermain-main untuk merubah hasil suara. Kita siap mengawal rekap suara mulai dari TPS, kecamatan hingga penetapan di KPU karena ini bentuk dari suatu kedaulatan," tegas Ketua KPU ini. 

Sementara itu, Bupati Rohil H Suyatno pada kesempatan tersebut juga memberikan ucapan selamat kepada PPK yang baru dilantik. 

Ia menyampaikan bahwa proses pembentukan PPK di Rohil dilaksanakan melalui seleksi terbuka oleh KPU, artinya siapapun warga Rohil yang memenuhi syarat dan memiliki kemampuan serta kemauan terbuka lebar untuk terpilih. 

"Pemerintah daerah dalam hal ini tidak pernah ikut campur terhadap pemilihan PPK dan tidak ada intervensi terhadap KPU dalam pemilihan," kata Suyatno. 

Persoalan batas wilayah, tambah orang nomor satu di Rohil ini, juga menjadi pekerjaan ekstra oleh KPU, karena persoalan ini sering muncul pada saat pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. 

"Untuk itu saya sampaikan kepada PPK agar senantiasa berkoordinasi dengan KPU apabila ada hal-hal yang terjadi di lapangan baik mengenai pendataan, daerah perbatasan dan lain sebagainya, karena waktu masih panjang," ungkap Bupati. 

Bupati berharap PPK bekerja secara profesional penuh kebersamaan agar proses demokrasi di Rohil berjalan aman, damai, kondusif dan tidak terjadi suatu hal apapun. 

"Hasil pilkada nanti yang menentukan masyarakat, untuk itu jaga selalu kekompakan jangan karena pilkada sesaat kita berbenturan dan tidak bertegur sapa, hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi," ucap Suyatno. (rif)

 


Akses berita terbaru versi mobile di: m.merantione.com


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BACK TO TOP
Tentang Kami. Redaksi. Pedoman Media Siber. RSS. Kontak. Mobile Version
2014 merantione.com, All Rights Reserved.