Home  / Berita
Alasan Sakit, Sang Suami Dalam Kasus 'Pelakor' di Meranti Belum Bisa Diminta Keterangan
Selasa, 13 Maret 2018 16:43
Sekretaris BKD Kepulauan Meranti, Bakharudin MPd
SELATPANJANG - Penyelesaian kasus Pelakor (perebut laki orang) yang menyeret nama seorang oknum PNS di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, masih belum temu titik terang. Beralasankan sakit, Muhammad Nurwahyudi, sang suami dalam kasus tersebut belum bisa diminta keterangan oleh pihak yang menangani, yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Kedua belah pihak telah kita panggil dan telah dimintai keterangan, hanya saja masih menunggu keterangan dari sang suami. Sang suami belum bisa kita minta keterangan karena saat dilakukan pemanggilan pertama, ianya menyatakan belum bisa hadir karena saat ini masih di Dumai dalam kondisi sakit," ungkap Sekretaris BKD Kepulauan Meranti, Bakharudin MPd, didampingi Kabid Pengembangan Pembinaan dan Kinerja Haramaini, kepada wartawan di Selatpanjang, Selasa 13 Maret 2018 siang.

Dikatakan Bakharudin, pengakuan sakit dari Muhammad Nurwahyudi dengan melayangkan surat keterangan sakit dari pihak rumah sakit. Bentuk toleransi, BKD akan tetap menunggu dan selanjutnya akan melayangkan surat pemanggilan kedua.

"Kita telah melakukan pemanggilan pertama, selanjutnya dalam tenggang waktu seminggu kembali akan kita lakukan pemanggilan kedua. Kemudian jika masih belum bisa hadir dalam tenggang waktu seminggu kembali kita panggil lagi, dan jika masih tidak hadir baru kita ambil tindakan selanjutnya," ungkap Bakharudin.

Dijelaskan Bakharudin pula, pihaknya akan segera menindaklanjuti persolan ini, mengingat selain persoalan oknum PNS yang disebut pelakor sebelumnya juga ada persoalan terkait seorang merupakan oknum Guru yang tertangkap di Wisma Diva oleh Satpol PP Meranti.

''Jadi ada dua orang oknum PNS yang bermasalah, satu orang merupakan oknum Guru yang tertangkap di Wisma Diva oleh Satpol PP Meranti dan satunya lagi Oknum PNS yang bekerja di pemerintahan Pemkab Meranti, rencananya kedua oknum ini akan kita sidangkan diwaktu yang sama," jelasnya.

Bakharudin juga berjanji akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut dan akan memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Secepatnya akan kita proses, karena kalau oknum Guru yang tertangkap di Wisma Diva oleh Satpol PP Meranti telah selesai dipanggil dan hanya menunggu persidangan. Kita masih menunggu kasus oknum yang disebut pelakor ini, mudahan-mudahan persolan ini segera selesai," harapnya.(nur)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.merantione.com


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BACK TO TOP
Tentang Kami. Redaksi. Pedoman Media Siber. RSS. Kontak. Mobile Version
2014 merantione.com, All Rights Reserved.